“Yah badan kecil begitu, gampang deh dia gue kalahin….”
Percaya diri memang mutlak diperlukan dalam menghadapi suatu pertarungan, tapi kalau ke-“PD”-an itu berujung dengan meremehkan lawan, nah itu lain lagi ceritanya.
Kadang kita memandang remeh kepada lawan yang posturnya jauh lebih kecil. Hanya dengan melihat postur tubuh seseorang, tidak serta merta kemampuan lawan dapat diukur. Padahal ketika meremehkan lawan, justru itulah kelemahan terbesar kita. Ingat artikel gue sebelumnya tentang Silat...unbelievable, itulah yang gue alami karena meremehkan lawan.
Dengan meremehkan lawan, secara tidak langsung kita berkesimpulan bahwa lawan dapat dikalahkan dengan mudah dan keyakinan tersebut terus melekat di kepala. Tapi ketika tiba-tiba serangan lawan yang berpostur tubuh kecil tersebut masuk, apalagi dengan telak dan menjatuhkan kita, kita tidak siap dengan keadaan tesebut. Rasa kesal, malu, gundah, emosi dan bahkan marah menumpuk, bercampur aduk dalam dada sampai menjadi sesak karenanya. Dan akibatnya serangan dan pertahanan tidak terkontrol sehingga dengan mudah dipermainkan oleh lawan dan berujung dengan kekalahan.
Kepercayaan diri memang diperlukan, tapi jangan sampai kepercayaan diri tersebut justru berubah menjadi boomerang karena terlalu “PD”. Bagaimanapun postur tubuh lawan yang kita hadapi, kita harus tetap selalu waspada. Jangan pernah menilai kemampuan sesorang hanya dengan melihat sisi luarnya saja. Siapa tahu di balik postur yang kecil tersebut tersimpan kemampuan yang luar biasa. Dan bagi gue pribadi, gue tetap akan berhati-hati menghadapi lawan bertubuh kecil yang mungkin saja memiliki kemampuan luar biasa. Tapi….gue akan jauh lebih berhati-hati menghadapi orang yang bertubuh besar dan kekar dengan kemampuan yang luar biasa.